Selamat Pagi, disini saya selaku penulis ingin menyampaikan permohonan maaf karna telah mengganti nama tokoh dari keluarga Pak Kusno. Ini dilatar belakangi karna saya pikir salah tokoh sebelumnya itu hanya fiktif dan hanya nama yang penulis pikirkan sedangkan nama Udjank adalah nama panggilan penulis, sementara Pak Kusno dan Ibu Fatma adalah nama tokoh besar yang mungkin jarang kita kenal. Sebagai contoh Pak Kusno, nama tersebut adalah nama kecil dari Sang Proklamator sekaligus Presiden pertama kita. Nama asli Soekarno adalah Kusno Sosrodihardjo yang diberikan oleh Raden Soekemi Sosrodihardjo, dan Ida Ayu Nyoman Rai selaku kedua orang tua dari Bung Karno. Sedangkan Ibu Fatma adalah istri ketiga Soekarno yang menjahit Bendera Pusaka Merah Putih pada saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan nama asli Fatimah. Sedikit penjelasan tentang perubahan mengapa nama Kusno menjadi Soekarno yang terkenal hingga saat ini walaupun ada ada sedikit codet dalam hidup Soekarno pada peristiwa G/30/S (Gestapu, Gestok). Oke kita balik lagi ke perubahan nama, Kusno kecil sering sekali terkena penyakit seperti malaria,disentri dan tifus. Nah, dalam kebudayaan Jawa anak-anak yang sering sakit-sakitan biasanya karena terlalu berat nama yang disandangnya. Bukan berat yang lain ya kaya berat badan. Nah sang ayah, Raden Soekemi merubah nama Kusno kecil menjadi Karna. Ko kaya nama sunda ya !!!, salah kalo mikir gitu, ternyata Karna adalah nama dalam kisah Bharata Yudha yang terkenal itu loh... Peninggalan dari Kerajaan Kediri yang diadaptasi dari cerita Mahabharatanya orang India. Nama Karna ini berarti sebagai Panglima Perang. Pantes jiwa kepemimpinannya mantapss banget. Ya walaupun banyak juga ga bagusnya pas Bung Karno menjabat sebagai Presiden (Sebagai kepala Pemerintahan dan Kepala Negara) tahun 1959-1965. Nah jadi memang biasanya nama banyak dikasih sama orang tuanya karena makna dari nama tersebut diharapkan akan baik pada orang yang menggunakan nama tersebut dan sesuai dengan namanya. Eitss belom kelar loh, nah dalam masyarakat Jawa, nama a diganti dengan o, makanya menjadi Karno. Kalo Soe atau Su itu berarti Baik. Maka Jadilah Soekarno (Sukarno dalam ejaan sekarang).
Tadi kan tentang pak Kusno, sekarang kita bahas siapa sih si Tina, atau Sutartinah????. Kalo kalian pernah dengar nama Taman Siswa atau Kongres Perempuan Pertama pada tahun 1928, pasti tidak tahu, iya lah ini kan nama asli dari seorang perempuan. Nah Tina itu adalah nama asli dari Ny. Hadjar Dewantara , nama super aslinya itu adalah Raden Ayu Sutartinah Sasraningrat. Tina atau Ny. Sutartinah juga mempunyai peran loh di Kongres perempuan (lain waktu kita bahas kongres perempuan).
Sekarang kita bahas siapa itu Ibrahim??. Nama salah satu nabi yang membuat Ka'bah kah? ato siapa gitu?? . Nama yang sering kita kenal dari Ibrahim pun sekarang sudah banyak yang tidak tau, padahal Ibrahim adalah salah satu dari The Founding Father bangsa kita tercinta ini. Ya namanya seolah tenggelam dalam sejarah pada masa Orde baru, dan pemberontakan PKI di Madiun. Ada loh kata-kata beliau yang membahana, atau cetar ala syahrini lah gitu, yaitu Ingatlah! bahwa dari alam kubur, Suara saya akan lebih keras dari pada dari atas bumi. Ya kalo memang masih belum tau beliau ialah Sutan Ibrahim Gelar Datuk Tan Malaka. Memang beliau merupakan pahlawan nasional yang diberikan oleh presiden Soekarno, namun kisahnya seolah tenggelam karena propaganda dari Soeharto yang mendiskreditkan PKI. Padahal pemikiran dari Tan Malaka berbeda dengan PKI, sebagai contoh pada peristiwa pemberontakan PKI terhadap pemerintahan kolonial Belanda bukan pada pemerintahan Indonesia karena Indonesia belom ada pada tahun 1926/1927. Tan Malaka dengan jelas menolak keputusan partai untuk melakukan pemberontakan terhadap pemerintah kolonial Belanda. Bahkan ada yang melabeli Tan Malaka Pengkhianat karena telah mendirikan Partai Baru yaitu Partai Republik Indonesia, karena di anggap memecah PKI dan tidak mematuhi keputusan partai yang mengadakan Kongres di Prambanan. Nah itu dia sekilah tentang siapa itu Tina dan siapa itu Baim.
Memang nama itu mengandung arti penting, karena nama memang ada yang bilang sebagai doa. Jadi jika kalian punya anak namailah anak kalian dengan baik dan sesuai. Jangan karena ngefans dengan seseorang atau karena namanya kebule-bulean kalian beri nama tersebut tanpa tau makna dari nama tersebut.